Sayyid Mujahid Bin Sayyid Ali Ashghor




beliau ini adalah putra dari sayyid ali ashghor yang konon menurut cerita dindresmo adalah orang yg sangat zuhud ' alim dan wara' . seperti pada umumnya putra seorang kyai , beliau juga mondok ditempat lain disamping sudah banyak mendapatkan pendidikan dari sang ayah sendiri . dalam sejarah beliau telah mondok pada seorang kyai kharismatik diponorogo yg dulunya adalah salah satu santri dari kakek beliau : sayyid ali akbar bin sulaiman . nama kyai itu adalah ki ageng hasan besari .

sayyid ali ashghor sangatlah mengerti terhadap tatacara mencari ilmu . maka sebelum putranya itu berangkat ke ponorogo beliau mendapat pesan dari ayahnya agar jangan mengaku dari ndresmo . sebab jika kyai hasan besari tahu jika sayyid mujahid adalah cucu dari pada gurunya , maka bukan tidak mungkin pasti mendapatkan ke-istimewaan yg melebihi santri2 lainnya . sayyid mujahid pun faham betul akan pesan ayahnya itu . segera dipersiapkan bekal2 yang akan beliau bawa nantinya . setelah dirasa cukup berangkatlah kyai mujahid muda itu dg tanpa diantar oleh siapapun . sejarah mencatat disaat kyai mujahid berangkat keponorogo , ilmunya sudah banyak ( 'alim ) . keinginan ayah beliau hanyalah mondok tabarrukan saja kesana . karena bagiamanapun juga , kyai hasan besari adalah salah satu santri 5 yg ikut dipondok ayahnya ( sayyid ali akbar bin sulaiman )dulu hingga terciptalah nama NDRESMO .

perjalanan beliau tempuh tanpa kenal lelah . kyai mujahid memang sangat suka dengan ngaji . menurut kisah yg beredar saja , beliau jika sedang muthala'ah sebuah kitab , maka tak kenal capek meski berlama2 . sering ayahnya melihat putranya itu jarang tidur malam hanya kerena muthala'ah kitab . hingga sang ayah pernah berkata tentang putranya (mujahid) itu :

" anakku mujahid itu , paling gampang menangis jika muthala'ah kitab dimalam hari. jika ada yg kurang dia faham sebagian isi kitab itu , kok terlanjur subuh , maka dia menangisinya sampai dia faham . sering aku lihat kitabnya itu basah karena air matanya " . itulah yg dikatakan sayyid ali ashghor tentang putranya mujahid itu .

singkat kisah , sampailah mujahid itu dipesantren kyai hasan besari . sedangkan kyai hasan besari bukanlah kyai biasa . beliau adalah sosok kyai yg 'arif billah' . tak heran jika sudah mengetahui siapa sebenarnya pemuda yg bernama mujahid itu . dalam hati kyai besari itu sudah tahu kalau pemuda itu adalah cucu daripada gurunya , sayyid ali akbar . meski begitu , mujahid muda tetap memegang pada pesan ayahandanya agar tak membuka jati dirinya . dengan senyum , kyai itu pura2 percaya saja dg pengakuan mujahid itu . dan beliaupun tak tanya macam2 agar tidak membuat mujahid jadi kewalahan .

" yo wes .. sampeyan manggono nang kamar santri . mengko tak wuruk opo ora , opo jare aku "
( ya sudah , kamu kekamar santri sana . nanti saya ajar ngaji atau ngga' , apa kata saya )

akhirnya mujahid muda itupun menuju kamar santri . beliau meletakkan seluruh perbekalan ditempatnya .


Bersambung ya . . .


Comments

  1. ya kayak sinetron bi

    ReplyDelete
  2. apakah mas pernah dengar/tau kyai yg di nglames yg konon masih terkait silsilah dengan ki hasan besari? saya adalah turun dari kyai yg di nglames tersebut, tepatnya saya adalah buyutnya mbah joyoharsoyo mantu dari mbah kyai nglames. klo ga salah yg di nglames itu adalah mbah mohamad besari.

    di mana ya bisa saya buka silsilah keturunan ki hasan besari.

    ReplyDelete
  3. Buat yg nyari silsilah besari, saya pernah liat di buku santri majapahit.

    FB:ali besari.

    ReplyDelete
  4. baik sekali semoga semakin banyak kisah2 yang lain ntuk ki jadikan panutan

    ReplyDelete

Post a Comment

setelah baca2 ... isi dong commentnya . ok ! kutunggu ya

Popular posts from this blog

KISAH NYATA MEYAKINKAN SILSILAH DG CARA SPIRITUAL

GUS 'UD ( kyai ali mas'ud )

Kisah Unik : Sayyid Arif segoropuro & Sayyid Sulaiman Kanigoro